BEKAM PANGGILAN DI KARAWANG 085777297467

________________________________ ________________________________


PETUNJUK UMUM
Kepada para pengunjung yang terhormat, jika ingin tahu alamat Klinik Insani Bekam, maka persilahkan untuk meng-klik menu Alamat Kami, juga klik Praktisi Bekam di Karawang, klik Ruangan Bekam di Karawang, dan seterusnya untuk mengetahui hal-hal lainnya.
Terimakasih.

Melayani Bekam di Karawang Pria dan Wanita se-Karawang
KLINIK BEKAM DI KARAWANG STERIL
Biaya Bekam di Karawang Terbaru, mulai Januari 2017 :
Terapi di Klinik Rp 120.000,-
Biaya Terapi Bekam di Karawang Panggilan :
Rp 200.000,- (Jarak Dekat) & Rp 250.000,- (Jarak Jauh)
Jam Praktek Bekam di Karawang :
Setiap hari dengan perjanjian
(Untuk pria tlp atau SMS ke HP 08989165777 dan untuk wanita telp/SMS ke HP 081291690179)
Pria : Senin - Jum'at : Pukul 17:00 - 21:00 WIB
Wanita : Senin - Jum'at : Pukul 08:30 - 21:00 WIB
Sabtu - Ahad : dengan perjanjian mulai pukul 08:00 s.d 21:00 WIB

HUKUM MENGAMBIL UPAH BEKAM, BOLEH ATAU TIDAK?
dilema-hukum-Bekam di KarawangHukum mengambil upah Bekam di Karawang merupakan masalah yang tidak asing lagi. Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh para Hajjam (pemBekam) dikarenakan kekhawatiran mereka dengan uang yang mereka dapatkan, apakah halal ataukah haram. Tentu hal ini merupakan permasalahan yang besar.
Mengawali permasalahan ini perlu diketahui bahwasanya mengambil upah Bekam di Karawang merupakan permasalahan muamalah duniawiah. Dan hukum asal sesuatu -bukan ibadah- adalah halal, sampai datang dalil yang memalingkan hukum tersebut. Beda dengan hukum ibadah. Di mana hukum asal dalam ibadah adalah dilarang, sampai datang dalil yang memerintahkannya. Sedikit saya paparkan salah satu Kaidah Fiqh dalam Islam agar kita mempunyai dasar dalam memecahkan permasalahan ini.
Kembali ke tema utama kita. Sekarang mari kita mencerna secara seksama dalil-dalil yang berkaitan dengan hukum mengambil upah Bekam. Sekarang kita Tanya kepada diri kita, mana dalil yang harus pertama kali kita cari? Perintahkah atau larangankah? Ya, benar sekali, jawabannya adalah mencari dalil yang melarang perbuatan tersebut. Mengapa? Saya ulangi lagi karena mengambil upah Bekam di merupakan muamalah duniawiah maka hukum asalnya adalah mubah hingga datang dalil yang melarangnya. Adakah dalil yang melarang mengambil upah Bekam di Karawang? Ternyata kita dapatkan ada hadits yang melarangnya.

HADITS-HADITS LARANGAN
 “Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam melarang dari upah tukang Bekam, upah dari pezina dan upah dari jual beli anjing.”  (HR. Ahmad 2/299 no. 7976 (cet. Ar-Risalah),  Shohih  Lihat Nailul Author Tahqiq Subhi Hasan Hallaq 10/421)
Dari Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr ia berkata : “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam melarang mencari rizki/upah melalui profesi praktek/tukang Bekam”   [Diriwayatkan oleh Ibnu Majah no. 2165.  Shohih   Lihat Shohihul Jami’ no. 6976].
Dari Raafi’ bin Khudaij radhiallaahu ‘anhu, : Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : “upah tukang adalah buruk/kotor/keji, hasil jual beli anjing adalah buruk/kotor/keji, dan mahar (upah) pezina adalah buruk/kotor/keji”. (HR. Ahmad di al-Musnad 3/464, Abu Dawud no. 3421, At-Tirmidzi no. 1275, An-Nasa-i no. 4294, Ibnu Hibban dalam Shohihnya no. 5152,  Shohih   Dishohihkan oleh Syaikh Albani dalam kitab at-Ta’liqatul Hisan ala Shohih Ibni Hibban no. 5130)
Dari hadits-hadits di atas terbayangkan di pikiran kita bahwa mengambil upah Bekam tidak diperbolehkan, haram dan lain sebagainya. Namun apakah benar demikian? Mari kita cermati hadits berikut.

HADITS-HADITS PEMBOLEHAN
Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wassalam pernah berBekam dan memberikan kepada tukang Bekam upahnya. (HR. Ibnu Majah no. 2164.  Shohih  Lihat Shohih Ibni Majah no. 2164, Mukhtashor Samail Muhammadiyah no. 309)

 “Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah mengundang Abu Thoyiba (tukang Bekam), lalu ia memBekam beliau. Setelah selesai, Beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya : “Berapa pajakmu ?”. Ia menjawab : “Tiga sha’”. Lalu beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam membatalkan satu sha’ (dari setoran yang harus dibayarkan kepada majikannya karena sang majikan mensyaratkan pajak/setoran dari jasanya), kemudian memberikan upahnya.” (Shohih   Imam At-Tirmidzi dalam Mukhtashar Asy-Syamaail Al-Muhammadiyyah, hal. 188 no. 312)

 “Dari Shahabat Anas bin Malik radhiallahu’anhu, bahwasannya beliau pernah ditanya tentang upah tukang Bekam di Karawang, maka beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam telah berBekam di Karawang pemBekam di Karawangnya adalah Abu Thayiba, lalu setelah itu Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam memberikan kepadanya dua sho’ dari makanan, dan beliau shallallahu’alaihi wassalam berdialog dengan majikannya Abu Thoyiba agar diringankan pajak/setoran wajibnya (yang dibebankan sang Majikan kepada Abu Thoyiba setiap harinya), Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi wassallam bersabda: “Sesungguhnya sebaik-baik apa yang kalian berobat dengannya yaitu berBekam /hijamah dan qusthul bahri (akar kering seperti pasak bumi bentuknya dan pahit rasanya dapat dibuat serbuk dan bermanfaat untuk sakit tenggorokan, panas, paru-paru dan yang lainnya.)” (HR. Al-Bukhori no. 5696 dan Muslim no. 1577 (62)  Shohih  )

Kalau kita melihat dari keseluruhan hadits di atas terdapat pertentangan antara larangan dan dibolehkan.  Ya, memang secara dzohir terdapat pertentangan. Namun apakah betul hadits ini bertentangan? Mari kita coba kompromikan pertenangan dzohir ini. Karena dalam kaidah, ketika kita mendapatkan dua dalil atau lebih yang bertentangan, maka hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengkompromikannya.

Mengambil upah Bekam adalah boleh. Hal ini senada dengan pendapatnya Ibnu Abbas.
 “Ibnu ‘Abbas radliyallaahu ‘anhuma pernah berkata : “Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah berBekam Lalu beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam memberikan upah kepada pemBekam. Seandainya upah Bekam itu haram, niscaya beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak akan memberinya” (HR. al-Bukhori no. 2103, Shohih  )
Imam An-Nawawi juga bependapat yang sama tatkala beliau memberikan judul bab terhadap hadits Anas riwayat Muslim di atas: Bab Halalnya Upah Bekam. Dan ini juga yang difatwakan oleh Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin -rahimahullah- dalam beberapa fatwa beliau.
Lantas bagaimana dengan hadits-hadits Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyatakan tentang dilarangnya mengambil upah Bekam? Maka dalil larangan tersebut hanya sampai kepada hokum makruh. Imam Taqiyuddin An Nabhani berpendapat bahwa hadits “penghasilan pemBekam itu buruk (khabits)” tidak menunjukkan keharaman melainkan kemakruhan. Karena ada dalil bahwa Nabi SAW menamakan bawang putih (tsaum) dan bawang merah (bashal) sebagai sesuatu yang buruk (khabits), padahal kedua benda itu hukumnya boleh. (HR Muslim, dari Ma’dan bin Abi Thalhah). Sejalan dengan ini, Imam Syaukani menyatakan penghasilan pemBekam itu makruh, karena dalil yang melarang dapat dikompromikan dengan dalil yang membolehkan, seperti tindakan Nabi SAW memberikan upah Bekam kepada pemBekamnya. (Imam Syaukani,Nailul Authar, hlm. 1126).
Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin –rahimahullah dalam kitabnya Mandzumah Ushul Fiqh wa Qowa’iduhu berkata (Yang makruh ketika dibutuhkan) maka kebutuhan tersebut menghalalkan yang makruh, dan beliau membedakan antara “kebutuhan” dan “darurat”. Karena kebutuhan lebih rendah dari darurat.
Beliaupun memberikan contoh dalam permasalahan ini. Seseorang membutuhkan dua pakaian untuk melindungi dirinya dari rasa dingin. Akan tetapi jika ia mencukupkan diri dengan satu pakaian saja sebenarnya tidak memadhorotkannya sama sekali. Maka dalam keadaan ini baju yang kedua merupakan kebutuhan, bukan darurat.

Sebagaimana memakan bawang hukum asalnya adalah makruh. Ketika ia memakannya, maka pelakunya tidak berdosa. Terlebih lagi ketika ia memang membutuhkannya, maka secara mutlak hukumnya adalah mubah.

EKAM UNTUK MENGATASI BERBAGAI PENYAKIT
. A. Sejarah Bekam    
Sebagian orang Indonesia menyebut terapi Bekam  ini dengan nama terapi al-hijamah seperti kata aslinya dari bahasa Arab. Ada juga yang menyebutnya dengan nama terapi kop, cantuk dan banyak istilah lainnya. Terapi Bekam  ini sudah dikenal sejak zaman dahulu kala, yaitu sejak kerajaan Sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia (Irak sekarang), Saba (Yaman), Persia (Iran sekarang) dan Mesir (catatan text book kedokteran tertua Ebers Papyrus yang ditulis sekitar tahun 1550 S.M. Di Mesir kuno menyebutkan tehnik pengobatan dengan cara berBekam ).
Para ahli sejarah mengatakan bahwa Hippocrates (460-377 S.M.), Celsus (53 S.M.-7 M.), Aulus Cornelius Galen (200-300 M.) telah mempopulerkan cara pembuangan darah secara langsung dari pembuluh darah (vena section).
Terapi seperti ini pernah dilakukan di zaman Rasulullah saw. Jabir berkata bahwa Rasulullah saw pernah mengutus seorang dokter untuk menemui Ubay bin Ka'ab. Kemudian dokter tersebut melukai pembuluh darah Ubay bin Ka'ab (mengambil darahnya). Dari Jabir ia berkata, "Rasulullah pernah mengutus seorang dokter untuk menemui Ubay bin Ka'ab. Kemudian sang dokter mengeluarkan darah dari vena sectionnya." (HR Muslim).
Pada zaman China kuno, orang-orang China menamainya dengan istilah “perawatan tanduk”. Karena mereka juga menggunakan tanduk sebagai media untuk berBekam .
Sedangkan di masa Dinasti Tang, Bekam  dipakai untuk mengobati TBC. Kini pengobatan Bekam  telah dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif. (dari www.wikipedia.org).
Kini pengobatan Bekam  telah dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif.     Rasulullah bersabda : "Sebaik-baik pengobatan yang kamu lakukan adalah Al Hijamah (Bekam ).” (HR. Ahmad).

B. Kenapa Harus DiBekam ?      
Polusi udara; asap rokok, asap knalpot, asap pabrik, dan lain-lain.
Pencemaran air; minuman dengan zat pengawet, soda, alkohol, limbah pabrik, air mentah, dan air yang terkandung bahan kimia dan logam.
Makanan; junk food, fastfood, makanan berpengawet, pestisida, obat-obatan kimia/ sintetis, pewarna makanan, penyedap rasa, daging yang tidak sehat,
Pola hidup tidak sehat, tidak pernah olah raga, istirahat kurang. Bekam  menjadi alternatif untuk meminimalisir serangan racun di dalam tubuh.
C. Manfaat Bekam    
menghilangkan rasa sakit
mengaktifkan kembali sel-sel darah putih (leukosit)
membuang darah kotor (racun/toksid)
meringankan tubuh
menajamkan pengelihatan
menguatkan sistem kekebalan tubuh
meringankan otot yang kaku
menghilangkan pengaruh sihir
memperlancar sistem peredaran darah.
mencegah timbulnya penyakit berat, seperti darah  tinggi, kolsetrol, stroke, kanker, dll.
meningkatkan daya ingat dan konsentrasi,
dll.
D. Bekam  Membantu Mengobati  Penyakit
Penyakit yang berhubungan dengan dada & pernafasan : gangguan jantung, bronchitis,  penyakit paru –paru, batuk, pilek, sesak nafas, asma, membantu meninggalkan kebiasaan merokok.
Penyakit yang berhubungan dengan punggung dan pencernaan:sakit pinggang,sakit punggung,encok. sembelit, amandel, mual-mual, muntah-muntah, kram perut,  sakit perut,mencret,
Penyakit yang berhubungan dengan kepala : Pendengaran berkurang, sinusitis, susah tidur, sakit kepala, migraine, mundurnya fungsi sel-sel otak, terlalu banyak tidur, tekanan darah tinggi, tumor otak, stroke, penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah, pe- nyakit mata, pusing karena flu, pusing karena gangguan tulang belakang, pusing karena gangguan di empedu dan hati, pusing karena gangguan lambung, pusing karena sembelit, pusing karena anemia & pada saat menstruasi.
Penyakit yang berhubungan dengan pencernaan :sakit di daerah perut, gangguan lambung dan tukak lambung, wasir, menurunnya fungsi lambung, alergi makanan, typus, radang usus besar
Penyakit yang berhubungan dengan darah dan kulit: alergi, gatal-gatal, bisul, jerawat, kolestrol, memperbaiki & melancarkan sirkulasi darah, anemia.
Penyakit yang berhubu- ngan dengan system ekskresi:gangguan kandung empedu dan hati, gangguan pankreas, gangguan kandung empedu,  ginjal, kencing manis, liver, hepatitis, ngompol.
Penyakit di kaki :rasa sakit di lutut dan kaki, sakit di sekitar tulang belakang, kaki dan tangan kesemutan, penebalan dan pengerasan telapak kaki, varises, penyakit kaki gajah,rematikrasa sakit di tungkai dan telapak kaki, lutut yang kaku, dingin di telapak kaki,
Penyakit yang berhubungan dengan reproduksi :mandul,gangguan prostat dan lemah syahwat,  siklus haidh tidak teratur, berhenti haidh, pembengkakan testis.
Penyakit lain-lain:memperbaiki sirkulasi darah, melancarkan sirkulasi darah,  lumpuh menyeluruh, menggigil tanpa demam, kejang-kejang, lumpuh karena penyumbatan darah,  gangguan syaraf, gastritis  kronis,keracunan,kegemukan, badan kurus,menurunnya daya tahan tubuh, sakit bahu dan tengkuk,  tegang otot, stress, tekanan jiwa yang berat, gangguan jiwa, tegang dan gelisah
E. Yang tidak boleh diBekam  :
Pasien dengan tensi darah terlalu rendah
Orang yang kekurangan darah/ mengalami pendarahan
Wanita yang sedang haid (kecuali sedikit daerah pemBekam an)
Wanita hamil
Wanita yang habis melahirkan.
Orang yang sedang lapar
Orang yang habis donor darah
Setelah makan (kenyang)
Orang tua yang sakit parah
Tujuh lubang natural (mata, hidung, telinga, mulut, dubur, puting susu, dan kemaluan)
Tulang ekor
Orang yang sedang menjalani cuci darah
Orang yang lemah liver
Daerah yang varises
Kelainan klep jantung
Daerah kulit yang luka (koreng)
Orang yang gemetaran dan ketakutan
Orang yang sedang minum obat pelancar darah.
Orang yang kedinginan dan demam tinggi
Orang yang pingsan
Orang yang kelelahan
Orang yang dehidrasi
Orang yang sedang mabuk alkohol
Anak-anak di bawah usia 10 thn, kecuali Bekam  kering (tidak keluar darah)
G. Persiapan Untuk BerBekam
Dianjurkan untuk berpuasa dua jam sebelum terapi Bekam  dimulai. Apabila makan terlebih dahulu, akan membuat sistem pencernaan bekerja sehingga mempercepat peredaran darah. Maka apabila pada saat seperti ini seseorang diBekam , maka darah yang keluar adalah darah yang masih terpakai (Bekam  tidak akan bermanfaat sama sekali) dan juga seseorang yang diBekam  pada saat seperti ini akan mengalami sedikit pusing (atau bahkan nyaris pingsan), karena darah yang akan dipasok ke otak menjadi berkurang.
Wanita diBekam  oleh wanita, pria diBekam  oleh pria.
Dianjurkan untuk tidak berhubungan badan, 12 jam sebelum diBekam  dan 24 jam setelahnya.
Dianjurkan untuk tidak langsung mandi setelah diBekam . Sebaiknya mandi setelah berselang waktu 2 jam setelah diBekam  dan dianjurkan mandi dengan air hangat. Hal ini dikarenakan Bekam  bisa menaikkan suhu tubuh seseorang. Oleh karena itu, diamkan terlebih dahulu sejenak agar suhu tubuhnya kembali normal.
Dianjurkan untuk melakukan terapi Bekam  di tempat yang bersuhu hangat atau bersuhu normal, dan

Dianjurkan untuk berdoa kepada Allah swt meminta agar penyakitnya segera disembuhkan.  Anjuran BerBekam  Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam besabda

Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau Bekam  dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay.” (HR Bukhari)Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam bersabda

“Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah (Bekam ) dan fashdu (venesection).” (HR Bukhari – Muslim)
Pilih titik Bekam  berdasarkan kondisi pasien.
Pilih gelas Bekam  (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.

Bersihkan bagian kulit yang akan diBekam  dengan desinfektans/alkohol.
Pompa gelas Bekam  dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.

Lakukan selama 7 hari bagi orang dewasa dan 5 hari bagi anak-anak, kemudian diselingi masa interval selama 3 hari, lalu dilanjutkan lagi pemBekam an.

Pilih titik Bekam  sebagai awalan seluncur, biasanya bagian atas pundak.
Pilih gelas Bekam  (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.

Pijat bagian yang akan diBekam  dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit. Oleskan minyak agak banyak sebagai pelumas
Pompa gelas Bekam  dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan kemudian gerakkan/seluncurkan perlahan-lahan sampai tampak bruise (memar) kemerahan.

Lepas gelas Bekam  dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit. Bekas Bekam  yang muncul berwarna ungu kegelapan atau hitam, pada umumnya hal ini mengindikasikan kondisi defisiensi (kekurangan) pasokan/suplai darah dan channel/saluran (pembuluh) darah yang tidak lancar yang disertai dengan keberadaan darah statis (darah beku).

Bekas Bekam  yang muncul berwarna ungu disertai plaque (bercak-bercak), pada umumnya hal ini menandakan terjadinya gangguan/ kelainan gumpalan darah yang berwarna keunguan dan adanya darah statis (darah beku).
Bekas Bekam  yang muncul berbentuk bintik-bintik ungu yang tersebar dengan tingkatan warna yang berbeda (ada yang tua dan ada yang ungu muda). Hal ini menandakan kelainan “Qi” dan darah statis.

Bekas Bekam  yang muncul berwarna merah cerah, biasanya hal ini menunjukkan terjadinya defisiensi “Yin”, defisiensi “Qi” dan darah atau rasa panas yang dahsyat yang diinduksi oleh defisiensi “Yin”.
Bekas Bekam  yang muncul berwerna merah gelap, hal ini mengindikasikan kondisi lemak di dalam darah yang tinggi disertai dengan adanya panas patogen.
Bekas Bekam  yang muncul berwarna agak pucat/putih dan tidak hangat ketika disentuh, hal ini mengindikasikan terjadinya defisiensi cold (dingin) dan adanya gas patogen.
Adanya garis-garis pecah/ruam pada permukaan bekas Bekam  dan rasa sedikit gatal, hal ini mengindikasikan kondisi adanya wind (lembab) patogen dan gangguan gas patogen.
Munculnya uap air pada dinding bagian dalam gelas Bekam , menandakan kondisi adanya gas-gas patogen pada daerah tersebut.

Adanya blister (lepuhan/lecat) pada bekas Bekam , menggambarkan kondisi gangguan gas yang parah pada tubuh. Adanya darah tipis pada blister merupakan reaksi gas panas toksin.
Pastikan bahwa gelas Bekam  sudah steril dan higinis sehingga aman untuk Bekam  (terutama Bekam  basah).

Untuk pasien yang belum pernah diBekam  sebelumnya, pilihlah gelas Bekam  dari yang terkecil lalu ke yang besar supaya tidak terlalu sakit.

Posisi Bekam  dapat dilakukan dengan duduk atau berbaring menelungkup. Posisi duduk lebih baik untuk peredaran darah, namun bagi pasien yang lemah dianjurkan dengan posisi berbaring.
Untuk pasien yang baru diBekam , sering-seringlah menanyai bagaimana keadaannya, apakah merasa mulas, pusing, mual atau adanya tanda-tanda akan pingsan lainnya. Segera hentikan Bekam  apabila pasien mengeluh kesakitan.
Setelah Bekam  dihadapkan beristirahat yang cukup. Sebagian pasien segera merasa segar badannya setelah berBekam  pada bagian punggung dan lutut, sehingga ia tidak mau beristirahat sebagaimana mestinya, hal ini dapat menyebabkan kembalinya penyakit.
Sebagian orang merasakan suhu badannya naik setelah 1-2 hari setelah berBekam , hal ini adalah normal dan akan segera hilang.
Pasien yang menderita sakit menular atau infeksius agar diberikan perhatian khusus. Bagi penderita penyakit infeksius, diharap gelas Bekam nya adalah tersendiri (single use) dan juru Bekam  dianjurkan menggunakan pelindung tubuh seperti sarung tangan karet (gloves), masker dan semisalnya.
Pasien yang menderita tekanan darah rendah harus diperlakukan ekstra dan hati-hati. Tingkat kesadarannya selalu dimonitor agar tidak pingsan. Dihindarkan memBekam  pada areal punggung bawah yang sejajar dengan pusar ke bawah, karena hal ini bisa menurunkan tekanan darah dengan cepat.

Permukaan kulit yang timbul blister kecil, bercak-bercak, noda darah dan darah stasis adalah reaksi normal setelah Bekam . Apabila blister yang timbul banyak dan besar-besar (seperti luka bakar), maka dapat dipecah dengan cara menusukkan jarum steril kering hingga keluar cairannya (cairan limfoid) lalu didesinfeksi dengan desinfektans. Lebih dianjurkan apabila bekas Bekam  yang berblister ini dipijat lembut dengan minyak zaitun atau jinten hitam.
Pasien yang mengalami mental stres, ketakutan, mual dan gejala mental lainnya, dihentikan pemBekam an dan pasien disuruh berbaring relaks, tenang dan diberi minum dengan minuman manis (lebih baik madu) kemudian dimotivasi dan disugesti untuk menghilangkan atau meminimalisir gangguan mentalnya.
Larangan-Larangan Bekam

Tidak dianjurkan melakukan Bekam  basah pada penderita diabetes kecuali juru Bekam  yang ahli dan berpengalaman.
Jangan memBekam  orang yang fisiknya sangat lemah atau orang yang kelelahan (overfatigue).
Jangan memBekam  orang yang menderita penyakit kulit merata atau menderita alergi kulit yang parah seperti ulserasi dan edema.
Jangan memBekam  orang yang sudah jompo yang lemah fisiknya dan anak-anak yang tubuhnya lemah atau di bawah 3 tahun.
Penderita leukimia (kanker darah) tidak dianjurkan untuk diBekam  basah.
Penderita hepatitis yang parah, TBC aktif, hemofilia, malignant anemia, trombositopenia dan penyakit lainnya yang parah tidak dianjurkan diBekam  kecuali kepada juru Bekam  yang ahli dan berpengalaman.
Jangan memberkam pada kondisi : perut kekenyangan, kehausan, kelaparan, kelelahan, setelah beraktivitas berat, tubuh lemah dan tubuh demam (kedinginan).
Jangan memBekam  wanita hamil pada usia kehamilan 3 bulan pertama (trimester awal).
Jangan memBekam  langsung pada daerah yang luka, urat sendi robek, patah tulang, varises, tumor.
Jangan memBekam  wanita yang sedang haidh dan nifas.
Jangan memberkam daerah perut terlalu keras
Jangan memBekam  pasien yang mengkonsumsi obat pelancar dan pengencer darah semisal mengkudu, omega 3, dls.
Jangan melakukan Bekam  langsung setelah makan, pemBekam an dapat dilakukan minimal dua jam setelah makan. Setelah Bekam  juga jangan langsung makan, melainkan hanya minum yang manis-manis semisal madu atau selainnya
Tidak dianjurkan melakukan pemBekam an kepada orang yang menderita klep jantung, kecuali di bawah pengawasan dokter atau ahli Bekam  yang berpengalaman.
Jangan melakukan Bekam  langsung setelah mandi, terutama setelah mandi dengan air dingin. Tidak dianjurkan langsung mandi setelah Bekam , melainkan setelah 2 jam. Dianjurkan mandi dengan air hangat.
Jangan memBekam  basah orang yang baru memberikan donor darah atau orang yang baru kecelakaan  sehingga darahnya berkurang.
Jangan memBekam  pasien diabetes (gula darah di atas 280) kecuali oleh orang yang ahli.
Jangan memBekam  di area terbuka atau tempat yang dingin. Lebih baik melakukan Bekam  di ruang yang hangat atau bersuhu normal ruangan.
Dilarang memBekam  area berikut :
Lubang alamiah tubuh : mata, hidung, telinga, mulut, kemaluan, anus, puting susu.
Daerah sistem nodus limfa yang berfungsi sebagai penghasil antibodi, yaitu di submaksilari, korvikal, sudmalaonkular, aksilari, bagian detak jantung, nodus inguinalglimfa (lihat buku panduan biru hal. 13).
Daerah yang dekat dengan pembuluh besar (big vessels).
Tanpa kita sadari setiap hari jutaan racun atau toksin memasuki tubuh kita. Bahkan para dokter maupun terapis/ tabib terkadang lalai akan serangan racun yang ada di sekitar kita.
Hasil penelitian medis modern telah menemukan bukti yang menakjubkan dari metode Bekam . Yaitu metode Bekam  ternyata hanya mengambil bagian darah yang tercemar saja (sel darah merah yang abnormal, sampah kreatin dan yang lainnya). Sedangkan sel darah merah yang masih bagus (normal), sel darah putih dan zat-zat penting lainnya tidak terambil.
Bekam  tidak mengeluarkan zat besi yang ada di dalam darah. Zat besi tersebut tetap berada di dalam darah pasien sehingga tidak ikut keluar bersamaan dengan darah yang dikeluarkan dengan Bekam . Jadi setelah proses Bekam  selesai, di dalam tubuh pasien akan terjadi regenerasi darah baru yang dibentuk oleh zat besi.
Seorang pasien yang pernah berBekam  pastinya akan memperoleh manfaat, baik langusng mupun tidak langsung, disadari maupun tidak disadari, dimana setiap pasien memperoleh manfaat yang masing-masing berbeda-beda.
Adapun beberapa manfaat Bekam  :
Penyakit yang bisa dibantu kesembuhannya dengan Bekam  antara lain :
F. Waktu BerBekam     
Pemilihan waktu hijamah adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit..
1. Ketika sedang sehat.
Ketika seseorang sedang sehat boleh juga untuk diBekam , sebagai bentuk pencegahan dari segala macam penyakit. Dalilnya yaitu sabda Rasulullah saw, : Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah aku melewati sekumpulan para malaikat di malam aku diisrakan, kecuali mereka berkata kepadaku, "Wahai Muhammad berBekam lah." (HR Ibnu Majah).
2. Ketika sedang sakit.
Misalnya berBekam  pada saat tensi darah sedang naik. Dahulu, Imam Ahmad selalu diBekam  pada saat tekanan darah beliau sedang naik. Pada saat sedang sakit, setiap orang sangat dianjurkan untuk berobat, misalnya dengan berBekam . 
Adapun hari yang baik untuk berBekam  menurut penanggalan Hijriyah yaitu:
1. Senin,
2. Selasa, dan
3. Kamis.
Selain hari tersebut, waktu berBekam  paling baik adalah tanggal 15-21 bulan qomariyah.
Hal ini didasari oleh sebuah hadits dari Ibnu Umar bahwa ia pernah mendengar Rasulullah saw bersabda,"BerBekam  di pagi hari (sebelum makan) sangat baik, bisa menyembuhkan penyakit, banyak berkahnya, bisa meningkatkan daya ingat dan hafalan. Oleh karena itu, berBekam lah mencari keberkahan dari Allah pada hari Kamis dan jangan sekali-kali berBekam  pada hari Rabu, Jumat, Sabtu dan Ahad. BerBekam lah pada hari Senin dan Selasa. Karena pada kedua hari ini (Senin dan Selasa), Nabi Ayyub disembuhkan dari penyakitnya. Sedangkan penyakitnya muncul pertama kali pada hari Rabu dan penyakit cacar dan penyakit belang (vitiligo) selalu muncul pada hari Rabu atau malam Rabu,"Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berBekam  pada tanggal 17, 19 dan 21, maka itu akan menyembuhkan semua penyakit" (HR. Abu Dawud, (3861), hasan).


Sedangkan jam berBekam di Karawang yang paling baik adalah jam 14.00 - 15.00, karena pada waktu itu saluran darah sedang mengembang. Selain itu darah yang mengandung toksid sedang dikeluarkan karena proses alam.
Adapun untuk kasus tertentu misalnya pasien yang sakit dan butuh segera diBekam di Karawang jauh dari tanggal  tersebut bisa diBekam di Karawang pada waktu sakit karena saat itu darah dalam keadaan tidak normal.
Macam-Macam Bekam di Karawang
1.       Bekam di Karawang Basah (Wet Cupping)
Yaitu metode pengeluaran darah kotor (blood letting) dengan cara disayat dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril pada bagian yang diBekam di Karawang.
1.       Cara Melakukan Bekam di Karawang Basah :
2.Bekam di Karawang Kering (Dry Cupping)
Yaitu metode Bekam di Karawang yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.
Cara Melakukan Bekam di Karawang Kering :
3. Bekam di Karawang Seluncur (Sliding Cupping)
Yaitu metode Bekam di Karawang yang mana gelas Bekam di Karawang diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan Guasha (cina), scrapping (inggris) atau kerokan (jawa), namun lebih aman karena tidak merusak pori-pori sebagaimana kerokan.
Cara Melakukan Bekam di Karawang Seluncur :
1.       4.Bekam di Karawang Cepat (Flash Cupping) atau Bekam di Tarik
Diagnosis Penyakit Dengan Bekam di Karawang
Diagnosa Bekam di Karawang/cupping dapat dilihat dari warna pigmen kulit setelah pemBekam di Karawangan. Di dalam buku “Canon of Internal Medicine” dikatakan, “Kondisi organ internal (organ dalam) dapat diketahui dengan cara mengobservasi (mengamati) gejala-gejala eksternal dan tanda-tanda fisik, sehingga penyakitnya dapat didiagnosa.”
Reaksi pigmen pada kulit bekas Bekam di Karawang adalah sebagai berikut :
Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam Bekam di Karawang :
Hubungi :
Kang Ian
Hp :
• 081291690179(WA)
1.       Contoh Area Bekam di Karawang :
2.       PETUNJUK UMUM
3.       Kepada para pengunjung yang terhormat, jika ingin tahu alamat Klinikinsani , maka persilahkan untuk meng-klik menu Alamat Kami, juga klik Praktisi Bekam di Karawang, klik Ruangan Bekam di Karawang, dan seterusnya untuk mengetahui hal-hal lainnya.
4.       Terimakasih.
5.       Melayani Bekam di Karawang Pria dan Wanita se-DKI Karawang
6.       KLINIK BEKAM DI KARAWANG STERILinsani
7.       Biaya Bekam di Karawang Terbaru, mulai Januari 2017 :
8.       Terapi di Klinik Rp 120.000,-
9.       Biaya Terapi Bekam di Karawang Panggilan :
10.   Rp 200.000,- (Jarak Dekat) & Rp 250.000,- (Jarak Jauh)
11.   Jam Praktek Bekam di Karawang :
12.   Setiap hari dengan perjanjian
13.   (Untuk pria tlp atau SMS ke HP 0856 9705 4281 dan untuk wanita telp/SMS ke HP 08989165777
14.   Pria : Senin - Jum'at : Pukul 17:00 - 21:00 WIB
15.   Wanita : Senin - Jum'at : Pukul 08:30 - 21:00 WIB
16.   Sabtu - Ahad : dengan perjanjian mulai pukul 08:00 s.d 21:00 WIB



Comments